Kunjungan kerja ibu – ibu PKK Kampung catur karya buana jaya ke pusat oleh – oleh khas Lampung

Kepala Kampung Catur beserta ibu dan angota PKK bersama ( ibu Fransiska endang basuki ) owner Pd Dwi putra kripik pisang kepok khas Lampung ( dokumendesa.id foto by : Eni P )

Ibu – ibu PKK kampung catur bersama ibu camat Banjar Margo saat melakukan kunjungan kerja di Pd Dwi putra ( dokumendesadesa.id foto by : Eni p )

caturkaryabuanajaya.desa.id|  Sebuah kegiatan alternatif metode belajar yang bagus mengenal dunia industri secara langsung di lokasinya. Adalah PKK kampung catur karya buana jaya yang mengajak angotanya untuk berkunjung di salah satu sentra industri kripik pisang khas oleh – oleh Lampung hari Sabtu 03 november 2018.

Kunjungan kerja ibu – ibu PKK ke sentra pembuatan kripik pisang kepok di tyuh murnijaya, melihat proses pembuatan kripik pisang langsung di tempat produksinya. Di kediaman ibu Fransiska endang basuki pendiri Pd dwi putra pelopor industri pengolahan kripik pisang dirintis sejak tahun 1998, dengan modal awal Rp. 300.000,- ibu – ibu melihat dan mendapatkan pengarahan secara langsung dari pemilik industri ini.

Ibu – ibu PKK mendapat pengarahan langsung dari pemilk industri kripik pisang ( dokumendesa.id foto by : Eni P )

Pd dwi putra adalah brand yang dipakai oleh ibu Fransiska endang basuki. Terletak di jl. jend sudirman no 51 rt  01 rk 02, Tyuh Murni jaya, Tumijajar, Tulang bawang barat. Beliau menceritakan dan menjelaskan step – step pembuatan kripik pisang, mulai dari pengirisan pisang agar ketebalan nya pas, penggorengan, pemberian varian rasa, pengovenan serta pengemasan kripik pisang sampai menjadi kripik pisang siap jual.

Ibu Fitriana ( kanan ) selaku seketaris PKK Kampung Catur ikut membantu melakukan proses pengamasan kripik pisang ( dokumendesa.id foto by : Eni P )

Kita tahu, kripik pisang adalah oleh – oleh khas Lampung yang merupakan salah satu komuditas kuliner paling besar di Lampung. Sentra industri ini memberikan banyak lapangan kerja bagi masyarakat sekitar dan merupakan home industri.

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan